Minggu, 31 Januari 2016

PRABOWO TIDAK TAKUT SENDIRIAN


Walau KMP seperti jamaah Tarawih... awalnya ramai kemudian satu per satu mreteli... Jenderal Prabowo tak takut ditinggal sendirian.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengaku tak masalah dengan keputusan Golkar yang akan keluar dari Koalisi Merah Putih (KMP) dan bergabung dengan partai koalisi pendukung pemerintah. Dia menegaskan jika Gerindra akan tetap berada di luar pemerintah.

"Partai Gerindra jelas sudah mantapkan untuk tetap berada di luar pemerintahan. Kami nggak masalah. Pak Prabowo juga selalu bicara dari awal, walaupun sendirian enggak ada masalah," kata Fadli, dilansirTempo, Jumat 8 Januari 2016.

Fadli mengatakan partainya menghormati keputusan beberapa partai yang sebelumnya tergabung dalam Koalisi Merah Putih sebagai oposisi dan kemudian berbalik menjadi partai penedukung pemerintah.

"Masalah partai lain kami tidak bisa bicara. Itu hak setiap partai. Tapi saya yakin partai di KMP akan tetap berhimpun di KMP. Keberadaan KMP tetap dibutuhkan sebagai kekuatan untuk mengawasi," katanya.

Menurut Fadli, harus ada partai yang berada di luar untuk mengontrol pemerintahan Jokowi-JK. "Ini demi kebaikan demokrasi. Kalau semua dukung pemerintah, semua jadi benar karena tidak ada lagi yang mengontrol," katanya.

Dia mengatakan KMP akan selalu mendukung program pemerintah yang pro rakyat. "Yang baik kami dukung, yang salah kami koreksi. Saya kira itu sangat obyektif dan fair," tegas Wakil Ketua DPR ini.


http://www.portalpiyungan.com/2016/01/navias-tanjung-terima-3-ribu-lebih.html?utm_source=dlvr.it&utm_medium=twitter&m=1

ISRAEL VS SUHARTO persiden INDONESIA KE-2


Oleh: Hazmi Srondol

Beberapa hari ini di beranda FB saya hilir mudikshare artikel perihal teknologi NETAFIM kebanggaan Israel yang berfungsi untuk proses penanaman/penghijauan di lahan yang sangat kering/tandus. Seperti di padang pasir.

Jika dibaca di artikel tersebut. Memang terlihat sangat njelimet dan hi-tech. Soal kebenarannya saya masih 50:50. Soalnya kok mendadak ada cerita Israel sudah melakukan penanaman hutan di padang pasir sejak 140 tahun yang lalu.

http://www.afrid-fransisco.com/2015/09/cara-israel-menanam-tanaman-pertanian.html

Lah bukannya sebelum tahun 1945, orang Yahudi masih tersebar di eropa dan belum eksodus ke wilayah Palestina?

Namun, terlepas dari itu. Jika kita anggap Netafim adalah teknologi yang nyata–mendadak saya teringat saat berada di Jeddah, usai menunaikan ibadah umrah tahun 2014.

Saat itu, saya agak terkaget dengan kota Jeddah yang sudah tampak banyak pohon-pohon yang menghijau. Taman-taman kota tampak rindang, terbalik 180 derajat dengan kota Mekkah atau Madinah yang gersang.

Karena penasaran, saya pun bertanya kepada ustadz yang mendampingi perjalanan umrah tersebut. Bagaimana teknologi penghijauan di sini?

Sangat mengejutkan, sang ustadz bercerita soal Pak Harto (Presiden RI ke-2) yang pernah mengirimkan tanah ke kota ini. Saya kurang jelas tahun berapa pengiriman tanah ini. Jika dilihat dari ibadah haji Pak Harto tahun 1991, berarti sekitar tahun 1992 sudah mulai pengiriman tanah ini dilakukan.

Jumlahnya beberapa kapal angkut. Entah berapa kali bolak-balik. Yang jelas tanahnya dari Jawa yang terkenal subur. Ukurannya tentu meter kubik lah, bukan meter persegi :D 

Nah, tanah dari Jawa ini mungkin diletakkan diatas pasir di daerah gurun tersebut. Atau dicampur dengan pasir gurun. Hasilnya? Jelas lebih cepat daripada teknik yang disebut Netafim tersebut. Nggak sampai 140 tahun sudah jos gandos hijau royo-royo.

Usai ustad tersebut menjelaskan, mendadak sopir bus yang mendengarkan ikut komentar “Suharto. Rois Indonesie… baguuus!” sambil mengacungkan ibu jarinya.

Hahaha, Saya jadi tertawa lebar. Manurut saya, ini mah bukan bagus lagi. Sangat jenius untuk penghijauan di Arab. Tekniknya sering kita sebut KISS (Keep It Simple Stupid). Sederhana tapi mengena.

Netafim? Israel? lewaaaat…!!!

RENUNGAN BUAT SANG JENDRAL BRILIAN


COBA ANDA RENUNGKAN dengan hati nurani:

Bayangkan seorang Perwira brilian tersingkir dari kesatuannya untuk sebab yang sampai hari ini masih menjadi kontroversi, dihujat dicaci maki disana sini, bahkan harus terpisah dari istri tercinta dan membawa label pengkhianat di punggungnya.

Bayangkan seorang Jendral cemerlang menantu dari keluarga nomor satu di negeri ini terhempas dan terhenyak tak berdaya.

Tahukah anda jendral ini diberhentikan dengan hanya menerima uang pensiun Rp 1.500.000,- sebulan saat itu.

Tetapi Sang Jendral ini tak bisa mengelak takdir, darah pejuang, kesatria dan patriot negeri begitu deras mengalir ditubuhnya yang diturunkan dari leluhurnya. 16 tahun masa yang cukup untuk jendral yang terhempas ini bangkit. Apakah anda tidak berfikir ada campur tangan Tuhan disini. Dari pribadi yang remuk redam mampu bangkit menjadi pribadi dan politikus yang kuat.

Manusia dengan kwalitas biasa mungkin akan menghabiskan sisa hidupnya menikmati kesenangan hidup dan kekayaan yang diraih oleh kedua tangannya sendiri, mengobati kekecewaan hidup yang menderanya. Tapi Pemimpin ini luar biasa, untuk apa beliau berjuang mengumpulkan kekayaan, padahal toh dia tak punya keluarga, Karena dia punya cita-cita yang lebih besar, MENGABDI PADA NEGARA.

Dia pernah berkata “Siapapun anak bangsa yang punya kemampuan, wajib menawarkan diri untuk mengabdi pada negara.”

Dengan uangnya sendiri, dia besarkan Gerindra semata-mata untuk menjadikannya kendaraan menuju tampuk kekuasaan. Posisi yang akan membuatnya punya power dan kewenangan luas untuk memperbaiki negeri ini. “Kalau anda tahu persoalan negeri ini, sangat-sangat berat” ujarnya suatu ketika.

Bagi mereka yang sentimen, perjuangan Patriot ini dituding sebagai ambisi yang membabi buta. Seorang Anies Baswedan bahkan mengatakan tak akan memilih orang yang menghabiskan sekian banyak rupiah hanya untuk ambisinya menjadi presiden, tak paham profesor ini agaknya.

Ketika mandat rakyat itu belum diterimanya... dia tetap berbuat untuk negaranya, berapa banyak anak miskin yang disantuni pendidikannya tanpa terbetik sedikitpun pada media... Tak ada prilakunya yang mencerminkan rasa dendam pada orang-orang yang menyingkirkannya... kesantunannya tetap terjaga... Hormatnya pada seniornya dan orang tua tetap terjaga...

Orang ini cuma sedang menjalani takdirnya... Lahir dari keturunan terhormat... menjadi warga kelas satu... kemudian terhempas dan terpuruk... Kemudian bangkit berjuang merebut mandat rakyat... Bekerja memperbaiki negeri... dan ‘pergi’ meninggalkan nama yang harum...

Semoga selalu sehat, JENDRAL...

Kekecewaan navias tanjung sebagai warga negara serta sayang penerus bangsa kelak


Navias Tanjung, seorang bapak 53 tahun mengirimkan "Surat Terbuka" kepada Presiden Jokowi melalui akun Facebooknya.

Dalam surat terbuka yang diposting Selasa tanggal 26 Januari 2016, pak Navias "menantang" Presiden Jokowi maupun utusannya.

 Surat terbuka untuk Jokowi presiden RI:

Selaku sesama anak bangsa yang cinta pada negara ini aku merasa anda telah gegabah dalam mengambil segala kebijakan yang cenderung menghancurkan negara ini.

Tidak ada satupun kebijakan2 anda mulai dari proyeks Esemka, TranJakarta, Tol Laut, Tran Sumatra, Kapal Sapi yang bermamfaat untuk rakyat, termasuk Proyeks Kereta api Cepat Jakarta Bandung, yang anda jadikan mercusuar, pemborosan keuangan negara yang akan memporak porandakan masa depan Indonesia.

Untuk itu atas nama rakyat yang prihatin pada kondisi kehidupan saat ini, aku tantang anda atau siapapun utusan anda untuk debat terbuka dan mengupas siapa yang benar dan salah, jika aku yang salah pidanakan aku, jika anda yang keliru anda harus ‪#‎Mundur‬ agar rakyat bisa selamat dari kekeliruan anda.

Indonesia, 25/01/16
Navias Tanjung

Demikian tulis Navias Tanjung dengan mencamtumkan fotocopy KTP dan nomor HPnya. 

Surat Terbuka Navias Tanjung ini tersebar luas setelah diposting oleh beberapa media online. (Baca: Tak Mau Negara Hancur, Rakyat Ini Kirim Surat Terbuka "Tantang Jokowi" Dan Siap Dipidana)

Dalam perkembangannya, melalui facebooknya, pak Navias Tanjung menyatakan sejak dipublikasikan Surat Terbuka tersebut banyak sekali telpon dan SMS yang masuk, termasuk teror. 

"Terima kasih buat semua, telah masuk 3156 miscall, 93 terhubung, 824 sms suport, 4 telepon teror, satu sms kacebong yang menentang, berasal dari 0812 6759 9745 ***untuk cebong no kamu ku taburkan karena kuhubungi tak kamu angkat (kamu banci)," tulis Navias Tanjung, Sabtu (30/1/2016).


http://www.portalpiyungan.com/2016/01/navias-tanjung-terima-3-ribu-lebih.html?utm_source=dlvr.it&utm_medium=twitter&m=1

Jumat, 22 Januari 2016

Propoganda media

http://a1.img.mobypicture.com/91f7bf39a296c2876ce610ed2351c224_view.jpg

Rabu, 13 Januari 2016

Ruas jalan ciharendong merenggut nyawa

POLISI KESULITAN EVAKUASI SOPIR TRUK. KUNINGAN – Petugas polisi masih kesulitan mengeluarkan sopir truk nahas yang terjepit di dalam truk yang mengalami kecelakaan di ruas Jalan Raya Ciharendong, Kuningan, Rabu malam.

Menurut Kapolsek Kuningan Kompol Endin Wahyudin, kondisi kepala truk yang berada di antara bangunan rumah sangat menyulitkan untuk mengevakuasi korban yang terjepit di dalamnya. Hal ini khawatir akan membuat bangunan rumah semakin ambruk sehingga proses evakuasi akan semakin sulit.

“Jika truk dipaksa ditarik, khawatir bangunan rumah akan ambruk. Perlu kehati-hatian untuk mengevakuasi korban yang masih terjepit di dalam truk,” ujar Endin.

Menurut Endin, pihaknya tengah mencari cara untuk mengeluarkan si sopir truk yang belum diketahui identitasnya dan dinyatakan telah tewas tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah kecelakaan maut terjadi di ruas Jalan Raya Ciharendong yang menurun tajam dan licin melibatkan sebuah truk semen yang sedang kosong muatan dan sempat menyeret sebuah mobil mercy merah hingga akhirnya menabrak tiga rumah warga. Dalam kecelakaan tersebut menyebabkan sopir truk tewas seketika, sedangkan pemilik mobil mercy yang dikabarkan merupakan anggota Polres Kuningan berhasil selamat dari maut. (BENNY)

Jumat, 01 Januari 2016

Pembasmi syetan

Kenapa kita harus mencari dukun untuk mengusir syetan, belum tentu mereka bisa karena walaupun mereka sudah menyatakan syetan tersebut sudah pergi, sudah lumpuh dan lain-lain bisakah hati kita meyakinkan hati dengan ucapan para dukun tersebut tanpak kita melaksanakan ritualnya dan tanpa melihat langsung si syetan lumpuh.........

APAKAH YANG DISEBUT DAJAL

Wuhud Dajal

Kiamat menanti kita

Kiamat