Selasa, 26 September 2017

BERITA BPJS BENARKAH?

Simak.....
INFO UNTUK PESERTA BPJS MANDIRI

1. Sistem pembayaran BPJS mandiri mulai September 2016 1 no virtual account berlaku untuk 1 keluarga (sesuai jumlah anggota keluarga yang tertera pada KK.
👉Bila ada anggota keluarga menunggak, maka keluarga akan terkena dampaknya.
👉👉Peserta diwajibkan membayar BPJS, karena tagihan BPJS dan denda tetap berjalan mesti kartu BPJS tidak aktif. Jadi jangan kaget kalau cek tagihan bisa sampai jutaan. Digunakan atau tidak BPJS, tetap wajib bayar.
👉👉👉Jumlah bulan tertunggak maksimal 12 (dua belas) bulan.
👉👉👉👉Besar denda paling tinggi Rp.30.000.000,- (tiga puluh juta rupiah).
👉👉👉👉👉Tagihan BPJS akan berhenti jika meninggal dengan SYARAT melaporkan ke BPJS dan melunasi tunggakan jika ada.

2. Perpres RI Nomor 111 Tahun 2013 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2013 tentang Jaminan Kesehatan, pasal 6 ayat 1 dinyatakan bahwa, kepesertaan Jaminan Kesehatan BERSIFAT WAJIB dan mencakup seluruh penduduk Indonesia sehingga TIDAK ADA proses penghentian keanggotaan JKN. Peserta HANYA BISA berhenti ketika data kematian atau meninggalnya peserta BPJS dilaporan dan masuk data base BPJS.

3. Sanksi bagi yang tidak memiliki BPJS tidak akan mendapat layanan publik. Lihat Peraturan Presiden no 86 tahun 2013 pasal 9. Layanan publik di maksud meliputi
👉 SIM
👉👉 STNK
👉👉👉Sertifikat tanah
👉👉👉👉 paspor
👉👉👉👉👉 IMB
Sanksi akan berlaku 1 JANUARI 2018

Senin, 25 September 2017

Hak Seorang Muslim

Hak Seorang Muslim

عن أبى هريرة رضي الله عنه قال، قال رسول الله صلى الله عليه وسلم
حَقُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ خَمْسٌ رَدُّ السَّلَامِ وَعِيَادَةُ الْمَرِيضِ وَاتِّبَاعُ الْجَنَائِزِ وَإِجَابَةُ الدَّعْوَةِ وَتَشْمِيتُ الْعَاطِسِ

“Hak seorang muslim atas muslim lainnya ada lima: (1) Menjawab salam, (2) menjenguk orang sakit, (3) mengantar jenazah, (4) memenuhi undangan, dan (5) mendoakan yang bersin.” (HR. Bukhari, no. 1240, dan Muslim no. 2162)

Pelajaran yang terdapat dalam hadits:

1- Hadits di atas menganjurkan pada setiap muslim agar memenuhi hak-haknya. Di antara hak itu adalah menjenguk orang yang sedang sakit.
2- Menjenguk orang yang sedang sakit merupakan salah satu sikap dan akhlak yang mulia.
3- Orang yang sakit akan merasa terhibur dan senang jika dikunjungi oleh orang lain. Apalagi kunjungan itu didasarkan pada niat yang ikhlas.
4- Jika orang yang sakit dikunjungi oleh sanak famili, kerabat, saudara, teman-teman, hatinya akan merasa senang dan tentram. Hal itu akan mengurangi rasa sakit yang dideritanya dan akan menambah kepercayaan dirinya untuk tabah dan sabar dalam menghadapi ujian dari Allah SWT.

Tema yang berkaitan dengan Al-Quran:

- Kesembuhan dari Allah Subhanahu wa Ta'ala semata. Dengan menjenguk orang sakit InsyaAllah dapat membantu penyembuhan.

- وَإِذَا مَرِضْتُ فَهُوَ يَشْفِينِ

Dan apabila aku sakit, Dialah Yang menyembuhkan aku,
[Surat Asy-Syu'ara 80] رسول الله صلى الله عليه وسلم
حَقُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ خَمْسٌ رَدُّ السَّلَامِ وَعِيَادَةُ الْمَرِيضِ وَاتِّبَاعُ الْجَنَائِزِ وَإِجَابَةُ الدَّعْوَةِ وَتَشْمِيتُ الْعَاطِسِ

“Hak seorang muslim atas muslim lainnya ada lima: (1) Menjawab salam, (2) menjenguk orang sakit, (3) mengantar jenazah, (4) memenuhi undangan, dan (5) mendoakan yang bersin.” (HR. Bukhari, no. 1240, dan Muslim no. 2162)

Pelajaran yang terdapat dalam hadits:

1- Hadits di atas menganjurkan pada setiap muslim agar memenuhi hak-haknya. Di antara hak itu adalah menjenguk orang yang sedang sakit.
2- Menjenguk orang yang sedang sakit merupakan salah satu sikap dan akhlak yang mulia.
3- Orang yang sakit akan merasa terhibur dan senang jika dikunjungi oleh orang lain. Apalagi kunjungan itu didasarkan pada niat yang ikhlas.
4- Jika orang yang sakit dikunjungi oleh sanak famili, kerabat, saudara, teman-teman, hatinya akan merasa senang dan tentram. Hal itu akan mengurangi rasa sakit yang dideritanya dan akan menambah kepercayaan dirinya untuk tabah dan sabar dalam menghadapi ujian dari Allah SWT.

Tema yang berkaitan dengan Al-Quran:

- Kesembuhan dari Allah Subhanahu wa Ta'ala semata. Dengan menjenguk orang sakit InsyaAllah dapat membantu penyembuhan.

- وَإِذَا مَرِضْتُ فَهُوَ يَشْفِينِ

Dan apabila aku sakit, Dialah Yang menyembuhkan aku,
[Surat Asy-Syu'ara 80]

Minggu, 24 September 2017

PKI Musuh negara dan ulama serta kaum jelata yg punya rasa cinta

INILAH SEJARAH YANG TIDAK BOLEH DI LUPAKAN OLEH KITA SEMUA.

Tgl 31 Oktober;1948 : Muso di Eksekusi di Desa Niten Kecamatan Sumorejo Kabupaten Ponorogo. Sedang MH.Lukman dan Nyoto pergi ke Pengasingan di Republik Rakyat China (RRC).

Akhir November 1948 : Seluruh Pimpinan PKI Muso berhasil di Bunuh atau di Tangkap, dan Seluruh Daerah yg semula di Kuasai PKI berhasil direbut, antara lain : Ponorogo, Magetan, Pacitan, Purwodadi, Cepu, Blora, Pati, Kudus, dan lain'y.
Tgl 19 Desember 1948 : Agresi Militer Belanda kedua ke Yogyakarta.

Tahun 1949 : PKI tetap Tidak Dilarang, sehingga tahun 1949 dilakukan Rekontruksi PKI dan tetap tumbuh berkembang hingga tahun 1965.

Awal Januari 1950 : Pemerintah RI dgn disaksikan puluhan ribu masyarakat yg datang dari berbagai daerah seperti Magetan, Madiun, Ngawi, Ponorogo dan Trenggalek, melakukan Pembongkaran 7 (Tujuh) Sumur Neraka PKI dan mengidentifikasi Para Korban. Di Sumur Neraka Soco I ditemukan 108 Kerangka Mayat yg 68 dikenali dan 40 tidak dikenali, sedang di Sumur Neraka Soco II ditemukan 21 Kerangka Mayat yg semua'y berhasil diidentifikasi. Para Korban berasal dari berbagai Kalangan Ulama dan Umara serta Tokoh Masyarakat.

Tahun 1950 : PKI memulai kembali kegiatan penerbitan Harian Rakyat dan Bintang Merah.

Tgl 6 Agustus 1951 :Gerombolan Eteh dari PKI menyerbu Asrama Brimob di Tanjung Priok dan merampas semua Senjata Api yg ada.

Tahun 1951 : Dipa Nusantara Aidit memimpin PKI sebagai Partai Nasionalis yg sepenuh'y mendukung Presiden Soekarno sehingga disukai Soekarno, lalu Lukman dan Nyoto pun kembali dari pengasingan untuk membantu DN Aidit membangun kembali PKI.

Tahun 1955 : PKI ikut Pemilu Pertama di Indonesia dan berhasil masuk empat Besar setelah MASYUMI, PNI dan NU.

Tgl 8-11 September 1957 : Kongres Alim Ulama Seluruh Indonesia di Palembang–Sumatera Selatan Mengharamkan Ideologi Komunis dan mendesak Presiden Soekarno untuk mengeluarkan Dekrit Pelarangan PKI dan semua Mantel organisasi'y, tapi ditolak oleh Soekarno.

Tahun 1958 : Kedekatan Soekarno dgn PKI mendorong Kelompok Anti PKI di Sumatera dan Sulawesi melakukan koreksi hingga melakukan Pemberontakan terhadap Soekarno. Saat itu MASYUMI dituduh terlibat, karena Masyumi merupakan MUSUH BESAR PKI.

Tgl 15 Februari 1958 : Para pemberontak di Sumatera dan Sulawesi Mendeklarasikan Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI), namun Pemberontak kan ini berhasil dikalahkan dan dipadamkan.

Tanggal 11 Juli 1958 : DN Aidit dan Rewang mewakili PKI ikut Kongres Partai Persatuan Sosialis Jerman di Berlin.

Bulan Agustus 1959 : TNI berusaha menggagalkan Kongres PKI, namun Kongres tersebut tetap berjalan karena ditangani sendiri oleh Presiden Soekarno.

Tahun 1960 : Soekarno meluncurkan Slogan NASAKOM (Nasional, Agama dan Komunis) yg didukung penuh oleh PNI, NU dan PKI. Dgn demikian PKI kembali terlembagakan sebagai bagian dari Pemerintahan RI.

Tgl 17 Agustus 1960 : Atas Desakan dan Tekanan PKI terbit Keputusan Presiden RI No.200 Th.1960 tertanggal 17 Agustus 1960 tentang "PEMBUBARAN MASYUMI (Majelis Syura Muslimin Indonesia)" dgn dalih tuduhan keterlibatan Masyumi dalam Pemberotakan PRRI, padahal hanya karena ANTI NASAKOM.

Medio Tahun 1960 : Departemen Luar Negeri AS melaporkan bahwa PKI semakin kuat dgn keanggotaan mencapai 2 Juta orang.

Bulan Maret 1962 : PKI resmi masuk dalam Pemerintahan Soekarno, DN Aidit dan Nyoto diangkat oleh Soekarno sebagai Menteri Penasehat.

Bulan April 1962 : Kongres PKI.

Tahun 1963 : PKI Memprovokasi Presiden Soekarno untuk Konfrontasi dgn Malaysia, dan mengusulkan dibentuk'y Angkatan Kelima yg terdiri dari BURUH dan TANI untuk dipersenjatai dengan dalih ”Mempersenjatai Rakyat untuk Bela Negara” melawan Malaysia.

Tgl 10 Juli 1963 : Atas Desakan dan Tekanan PKI terbit Keputusan Presiden RI No.139 th.1963 tertanggal 10 Juli 1963 tentang PEMBUBARAN GPII (Gerakan Pemuda Islam Indonesia), lagi-lagi hanya karena ANTI NASAKOM.

Tahun 1963 : Atas Desakan dan Tekanan PKI terjadi Penangkapan Tokoh-Tokoh Masyumi dan GPII serta Ulama Anti PKI, antara lain : KH.Buya Hamka, KH.Yunan Helmi Nasution, KH.Isa Anshari, KH.Mukhtar Ghazali, KH.EZ. Muttaqien, KH.Soleh Iskandar, KH.Ghazali Sahlan dan KH.Dalari Umar.

Bulan Desember 1964 : Chaerul Saleh Pimpinan Partai MURBA (Musyawarah Rakyat Banyak) yg didirikan oleh mantan Pimpinan PKI, Tan Malaka, menyatakan bahwa PKI sedang menyiapkan KUDETA.

Tgl 6 Januari 1965 : Atas Desakan dan Tekanan PKI terbit Surat Keputusan Presiden RI No.1/KOTI/1965 tertanggal 6 Januari 1965 tentang PEMBEKUAN PARTAI MURBA, dengan dalih telah Memfitnah PKI.

Tgl 13 Januari 1965 : Dua Sayap PKI yaitu PR (Pemuda Rakyat) dan BTI (Barisan Tani Indonesia) Menyerang dan Menyiksa Peserta Training PII (Pelajar Islam Indonesia) di Desa Kanigoro Kecamatan Kras Kabupaten Kediri, sekaligus melecehkan Pelajar Wanita'y, dan jg merampas sejumlah Mushaf Al-Qur’an dan merobek serta menginjak-injak'y.

Awal Tahun 1965 : PKI dgn 3 Juta Anggota menjadi Partai Komunis terkuat di luar Uni Soviet dan RRT. PKI memiliki banyak Ormas, antara lain : SOBSI (Serikat Organisasi Buruh Seluruh Indonesia), Pemuda Rakjat, Gerwani, BTI (Barisan Tani Indonesia), LEKRA (Lembaga Kebudayaan Rakjat) dan HSI (Himpunan Sardjana Indonesia).

Tgl 14 Mei 1965 : Tiga Sayap Organisasi PKI yaitu PR, BTI dan GERWANI merebut Perkebunan Negara di Bandar Betsi, Pematang Siantar, Sumatera Utara, dgn Menangkap dan Menyiksa serta Membunuh Pelda Soedjono penjaga PPN (Perusahaan Perkebunan Negara) Karet IX Bandar Betsi.

Bulan Juli 1965 : PKI menggelar Pelatihan Militer untuk 2000 anggota'y di Pangkalan Udara Halim dgn dalih ”Mempersenjatai Rakyat untuk Bela Negara”.

Tgl 21 September 1965 : Atas desakan dan tekanan PKI terbit Keputusan Presiden RI No.291 th.1965 tertanggal 21 September 1965 tentang PEMBUBARAN PARTAI MURBA, karena sangat memusuhi PKI.

Tgl 30 September 1965 Pagi : Ormas PKI Pemuda Rakjat dan Gerwani menggelar Demo Besar di Jakarta.

Tgl 30 September 1965 Malam : Terjadi Gerakan G30S/PKI atau disebut jg GESTAPU (Gerakan September Tiga Puluh) : PKI Menculik dan Membunuh 6 (enam) Jenderal Senior TNI AD di Jakarta dan membuang mayat'y ke dalam sumur di LUBANG BUAYA Halim, mereka adalah : Jenderal Ahmad Yani, Letjen R.Suprapto, Letjen MT.Haryono, Letjen S.Parman, Mayjen Panjaitan dan Mayjen Sutoyo Siswomiharjo. PKI jg menculik dan membunuh Kapten Pierre Tendean karena dikira Jenderal Abdul Haris Nasution. PKI pun membunuh AIP KS Tubun seorang Ajun Inspektur Polisi yg sedang bertugas menjaga Rumah Kediaman Wakil PM Dr.J.Leimena yg bersebelahan dgn Rumah Jenderal AH.Nasution. PKI jg menembak Putri Bungsu Jenderal AH.Nasution yg baru berusia 5 (lima) tahun, Ade Irma Suryani Nasution, yg berusaha menjadi Perisai Ayahanda'y dari tembakan PKI, kemudian ia terluka tembak dan akhir'y wafat pd tanggal 6 Oktober 1965.
G30S/PKI dipimpin oleh Letnan Kolonel Untung yang membentuk tiga kelompok gugus tugas penculikan, yaitu : Pasukan Pasopati dipimpin Lettu Dul Arief, dan Pasukan Pringgondani dipimpin Mayor Udara Sujono, serta Pasukan Bima Sakti dipimpin Kapten Suradi. Selain Letkol Untung dan kawan-kawan, PKI didukung oleh sejumlah Perwira ABRI (TNI/Polri) dari berbagai Angkatan, antara lain : Angkatan Darat : Mayjen TNI Pranoto Reksosamudro, Brigjen TNI Soepardjo dan Kolonel Infantri A. Latief. Angkatan Laut : Mayor KKO Pramuko Sudarno, Letkol Laut Ranu Sunardi dan Komodor Laut Soenardi. Angkatan Udara : Men/Pangau Laksda Udara Omar Dhani, Letkol Udara Heru Atmodjo dan Mayor Udara Sujono. Kepolisian : Brigjen Pol. Soetarto, Kombes Pol. Imam Supoyo dan AKBP Anwas Tanuamidjaja.

Tgl 1 Oktober 1965 : PKI di Yogyakarta jg Membunuh Brigjen Katamso Darmokusumo dan Kolonel Sugiono. Lalu di Jakarta PKI mengumumkan terbentuk'y DEWAN REVOLUSI baru yg telah mengambil Alih Kekuasaan.

Tgl 2 Oktober 1965 : Letjen TNI Soeharto mengambil alih Kepemimpinan TNI dan menyatakan Kudeta PKI gagal dan mengirim TNI AD menyerbu dan merebut Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma dari PKI.

Tgl 6 Oktober 1965 : Soekarno menggelar Pertemuan Kabinet dan Menteri PKI ikut hadir serta berusaha Melegalkan G30S, tapi ditolak, bahkan Terbit Resolusi Kecaman terhadap G30S, lalu usai rapat Nyoto pun langsung ditangkap.

Tgl 13 Oktober 1965 : Ormas Anshar NU gelar Aksi unjuk rasa Anti PKI di Seluruh Jawa.

Tgl 18 Oktober 1965 : PKI menyamar sebagai Anshar Desa Karangasem (kini Desa Yosomulyo) Kecamatan Gambiran, lalu mengundang Anshar Kecamatan Muncar untuk Pengajian. Saat Pemuda Anshar Muncar datang, mereka disambut oleh Gerwani yg menyamar sebagai Fatayat NU, lalu mereka diracuni, setelah Keracunan mereka di Bantai oleh PKI dan Jenazah'y dibuang ke Lubang Buaya di Dusun Cemetuk Desa/Kecamatan Cluring Kabupaten Banyuwangi. Sebanyak 62 (enam puluh dua) orang Pemuda Anshar yg dibantai, dan ad beberapa pemuda yg selamat dan melarikan diri, sehingga menjadi Saksi Mata peristiwa. Peristiwa Tragis itu disebut Tragedi Cemetuk, dan kini oleh masyarakat secara swadaya dibangun Monumen Pancasila Jaya.

Tgl 19 Oktober 1965 : Anshar NU dan PKI mulai bentrok di berbagai daerah di Jawa.

Tgl 11 November 1965 : PNI dan PKI bentrok di Bali.

Tgl 22 November 1965 : DN Aidit ditangkap dan diadili serta di Hukum Mati.

Bulan Desember 1965 : Aceh dinyatakan telah bersih dari PKI.

Tgl 11 Maret 1966 : Terbit Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) dari Presiden Soekarno yg memberi wewenang penuh kepada Letjen TNI Soeharto untuk mengambil langkah Pengamanan Negara RI.
B
Tgl 12 Maret 1966 : Soeharto melarang secara resmi PKI. Bulan April 1966 : Soeharto melarang Serikat Buruh Pro PKI yaitu SOBSI.

Tgl 13 Februari 1966 : Bung Karno masih tetap membela PKI, bahkan secara terbuka di dalam pidatonya di muka Front Nasional di Senayan mengatakan : ”Di Indonesia ini tdk ada partai yg Pengorbanan'y terhadap Nusa dan Bangsa sebesar PKI…”

Tgl 5 Juli 1966 : Terbit TAP MPRS No.XXV Tahun 1966 yang ditanda-tangani Ketua MPRS–RI Jenderal TNI AH.Nasution tentang Pembubaran PKI dan Pelarangan penyebaran Paham Komunisme, Marxisme dan Leninisme.

Bulan Desember 1966 : Sudisman mencoba menggantikan Aidit dan Nyoto untuk membangun kembali PKI, tapi ditangkap dan dijatuhi Hukuman Mati pd tahun 1967.

Tahun 1967 : Sejumlah kader PKI seperti Rewang, Oloan Hutapea dan Ruslan Widjajasastra, bersembunyi di wilayah terpencil di Blitar Selatan bersama Kaum Tani PKI.

Bulan Maret 1968 : Kaum Tani PKI di Blitar Selatan menyerang para Pemimpin dan Kader NU, sehingga 60 (enam puluh) Orang NU tewas dibunuh.

Pertengahan 1968 : TNI menyerang Blitar Selatan dan menghancurkan persembunyian terakhir PKI. Dari tahun 1968 s/d 1998 Sepanjang Orde Baru secara resmi PKI dan seluruh mantel organisasiya dilarang di Seluruh Indonesia dgn dasar TAP MPRS No.XXV Tahun 1966. Dari tahun 1998 s/d 2015

Pasca Reformasi 1998 Pimpinan dan Anggota PKI yg dibebaskan dari Penjara, beserta keluarga dan simpatisanya yg masih mengusung IDEOLOGI KOMUNIS, justru menjadi pihak paling diuntungkan, sehingga kini mereka meraja-lela melakukan aneka gerakan pemutar balikkan Fakta Sejarah dan memposisikan PKI sebagai PAHLAWAN Pejuang Kemerdekaan RI. Sejarah Kekejaman PKI yg sangat panjang, dan jgn biarkan mereka menambah lagi daftar kekejamanya di negeri tercinta ini..

Semoga Allah SWT senantiasa melindungi kita semua

BAGIKAN SEJARAH INI. JADIKAN PELAJARAN
BUAT GENERASI YG AKAN DATANG

tulisan yang sangat mengesankan ditulis oleh Syekh Thanthawi (Grand Syeikh Al Azhar Assyarif)

Salah satu tulisan yang sangat mengesankan ditulis oleh Syekh Thanthawi (Grand Syeikh Al Azhar Assyarif):

كُلُّنَا اَشْخَاصٌ عَادِيٌّ فِى نَظْرِ مَنْ لاَ يَعْرِفُنَا
Kita semua adalah orang biasa dalam pandangan orang-orang yg tidak mengenal kita.

وَكُلُّنَا اَشْخَاصٌ رَائِعُوْنَ فِى نَظْرِ مَنْ يَفْهَمُنَا
Kita adalah orang yang menarik di mata orang yang memahami kita.

، وَكُلُّنَا اَشْخَاصٌ مُمَيِّزُوْنَ فِى نَظْرِ مَنْ يُحِبُّنَا
Kita istimewa dalam penglihatan orang-orang yang mencintai kita.

وَكُلُّنَا اَشْخَاصٌ مَغْرُوْرُوْنَ فِى نَظْرِ مَنْ يَحْسُدُنَا
Kita adalah pribadi yg menjengkelkan bagi orang yang penuh kedengkian.

، وَكُلُّنَا اَشْخَاصٌ سَيِّئُوْنَ فِى نَظْرِ مَنْ يَحْقِدُ عَلَيْنَا
Kita adalah orang-orang jahat di dalam tatapan orang-orang yang iri.

، لِكُلِّ شَخْصٍ نَظْرَتُهُ، فَلاَ تَتْعَبْ نَفْسَكَ لِتُحْسِنَ عِنْدَ الآخَرِيْنَ
Pada akhirnya, setiap orang memiliki pandangannya masing masing, maka tak usah berlelah lelah agar tampak baik di mata orang lain.

، يَكْفِيْكَ رِضَا اللّٰهُ عَنْكَ ، رِضَا النَّاسِ غَايَةٌ لاَ تُدْرَك
Cukuplah dengan ridha Allah bagi kita, sungguh mencari ridha manusia adalah tujuan yang tak kan pernah tergapai.

، وَرِضَا اللّٰهُ غَايَةٌ لاَ تُتْرَك ، فَاتْرُكْ مَا لاَ يُدْرَكْ ، وَاَدْرِكْ مَا لاَ يُتْرَكْ  
Sedangkan Ridha Allah, destinasi yang pasti sampai,

Maka tinggalkan segala upaya mencari keridhaan manusia, dan fokus saja pada ridha Allah.

Semoga bermanfaat.

HADIST Menghindari Perkelahian

HADIST
Menghindari Perkelahian

وعن أبي بَكرَةَ نُفيع بنِ الحارثِ الثقفيِّ رضي الله عنه أَنَّ النَّبيَّ صلى الله عليه وسلم قَالَ: ((إِذَا التَقَى المُسلِمَان بسَيْفَيهِمَا فالقَاتِلُ وَالمَقْتُولُ في النّارِ)). قُلتُ: يا رَسُولَ اللهِ، هذا القَاتِلُ فَمَا بَالُ المقْتُولِ؟ قَالَ: ((إنَّهُ كَانَ حَريصًا عَلَى قتلِ صَاحِبهِ)). مُتَّفَقٌ عليهِ.

Dari Abu Bakrah, yakni Nufai' bin Haris as-Tsaqafi r.a. bahawasanya Nabi s.a.w. bersabda:
"Apabila dua orang Muslim berhadap-hadapan dengan membawa masing-masing pedangnya - dengan maksud ingin berbunuh-bunuhan - maka yang membunuh dan yang terbunuh itu semua masuk di dalam neraka."
Saya bertanya: "Ini yang membunuh - patut masuk neraka -tetapi bagaimanakah halnya orang yang terbunuh - yakni mengapa ia masuk neraka pula?"

Rasulullah s.a.w. menjawab:

"Kerana sesungguhnya orang yang terbunuh itu juga ingin sekali hendak membunuh kawannya." (Muttafaq 'alaih)

Pelajaran yang terdapat dalam hadist:

1- 'Iqob atas seseorang yang ber'azam didalam hatinya untuk bermaksiat dan menempati dirinya untuk bermaksiat
2- Seseorang hendaknya selalu menjauhi kesempatan untuk berbuat maksiat karena sulit untuk menghindar darinya
3- Allooh SWT maha mengetahui apa yang yang diperbuat hambaNya yang lahir atau batin
4- Ancaman bagi orang yang saling membunuh tanpa alasan yang benar

Tema hadist yang berkaitan dengan Al-Quran:
1- Pahala surga bagi orang yang bisa menghalau godaan hawa nafsu untuk bermaksiat
وَأَمَّا مَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِ وَنَهَى النَّفْسَ عَنِ الْهَوَىٰ فَإِنَّ الْجَنَّةَ هِيَ الْمَأْوَىٰ

Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya,maka sesungguhnya surgalah tempat tinggal(nya).
[Surat An-Naziat : 40-41]

2- Betapa beratnya godaan orang yang sempat berbuat maksiat

وَلَقَدْ هَمَّتْ بِهِ ۖ وَهَمَّ بِهَا لَوْلَا أَنْ رَأَىٰ بُرْهَانَ رَبِّهِ ۚ كَذَٰلِكَ لِنَصْرِفَ عَنْهُ السُّوءَ وَالْفَحْشَاءَ ۚ إِنَّهُ مِنْ عِبَادِنَا الْمُخْلَصِينَ

Sesungguhnya wanita itu telah bermaksud (melakukan perbuatan itu) dengan Yusuf, dan Yusufpun bermaksud (melakukan pula) dengan wanita itu andaikata dia tidak melihat tanda (dari) Tuhannya. Demikianlah, agar Kami memalingkan dari padanya kemungkaran dan kekejian. Sesungguhnya Yusuf itu termasuk hamba-hamba Kami yang terpilih.
[Surat Yusuf : 24]

3- Dosa membunuh dengan sengaja  tanpa alasan yang  benar

وَمَنْ يَقْتُلْ مُؤْمِنًا مُتَعَمِّدًا فَجَزَاؤُهُ جَهَنَّمُ خَالِدًا فِيهَا وَغَضِبَ اللَّهُ عَلَيْهِ وَلَعَنَهُ وَأَعَدَّ لَهُ عَذَابًا عَظِيمًا
Dan barangsiapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja maka balasannya ialah Jahannam, kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya.
[Surat An-Nisa : 93]

Sabtu, 23 September 2017

Penerimaan santri baru Husnul Khotimah 2017-2018

*السلام عليكم ورحمة الله وبركاته*

*Informasi Pendaftaran Santri Baru*
*Pondok Pesantren Husnul Khotimah*
*Angkatan XXV - Tahun Pembelajaran 2018/2019*

🏷 *Pendaftaran :*
01 Oktober - 16 Desember 2017
📋 *Test Masuk :*
17 Desember 2017
📜 *Pengumuman Hasil Test :*
24 Desember 2017
🗂 *Daftar Ulang :*
24 Desember 2017 s.d 10 Januari 2018
_________________________
💵 *Biaya Pendaftaran :*
🏢 Tes di Kampus HK1 Kuningan Jawa Barat : Rp.300.000,-
🏬 Tes di DKI Jakarta : Rp.450.000,-
🌏 Tes di luar Kuningan & DKI : Biaya tambahan ditentukan oleh perwakilan daerah masing-masing
_________________________
💰 *Biaya Pendidikan Awal Tahun :*
👦🏻 *MTs :* Rp.17.015.000,-
👱🏻 *I'dad :* Rp.16.890.000,-
👱🏼 *MA :* Rp.17.215.000,-
💎 *Iuran Bulanan : Rp.1.200.000,-*
_________________________
💻 *Pendaftaran PSB Online :* www.psb.husnulkhotimah.sch.id
🌍 *Website :* www.husnulkhotimah.sch.id
☎ +62232613808
📱+6281324001600
📲 +6285659828357
📍 *Alamat Pondok Pesantren Husnul Khotimah :*
🏢 *Kampus HK1 :* Desa Maniskidul Kecamatan Jalaksana Kabupaten Kuningan 45554 Jawa Barat
https://goo.gl/maps/tXAy7sskua42
🏢 *Kampus HK2 :* Desa Pancalang Kecamatan Pancalang Kabupaten Kuningan 45557 Jawa Barat
https://goo.gl/maps/fdxWGYLLx9F2

*والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته*

Kamis, 21 September 2017

Hukuman bagi anak jika melanggar aturan

Oleh: Dr. Jasim Muhammad Al-Muthawwa' (Pakar Parenting dari Kuwait)

Cara cerdas menghukum anak?

Seorang ibu berkata: "Saya memiliki dua orang anak, pertama berusia 6 tahun dan yang kedua 9 tahun, saya bosan terlalu sering menghukum mereka karena hukuman (iqob) tidak ada manfaatnya, kira-kira apa yg harus aku lakukan?".

Saya berkata: "Apakah anda sudah mencoba metode memilih hukuman?
Ibu tersebut menjawab: "Saya tidak  paham, bagaimana itu?"

Saya jawab: "Sebelum saya jelaskan metode ini, ada sebuah kaidah penting dalam meluruskan perilaku anak yang harus kita sepakati, bahwa setiap jenjang usia anak memiliki metode pendidikan tertentu. Semakin besar anak akan membutuhkan  berbagai metode dalam berinteraksi dengannya. Namun, anda akan mendapati bahwa metode memilih hukuman cocok untuk semua usia dan memberikan hasil yang positif".

Sebelum menerapkan metode ini kita harus memastikan, apakah anak melakukan kesalahan karena tidak tahu (tanpa sengaja), jika kondisinya seperti ini tidak perlu dihukum namun cukup diingatkan kesalahannya.

Tetapi jika kesalahannya diulangi atau melakukannya dengan sengaja, kita bisa menghukumnya dengan banyak cara diantaranya tidak memberinya hak-hak istimewa, memarahinya dengan syarat bukan sebagai pelampiasan( balas dendam) dan jangan memukul.

Kita juga bisa menggunakan Metode Memilih Hukuman.

Idenya begini, kita meminta anak duduk merenung, dan  memikirkan tiga jenis hukuman yang diusulkan kepada kita seperti: tidak diberi uang jajan, tidak boleh bermain ke rumah temannya selama seminggu, atau tidak boleh menggunakan handphone selama sehari.
Kemudian kita pilih salah satu untuk kita jatuhkan padanya.

Ketika tiga hukuman tidak sesuai dengan keinginan orang tua, contohnya: tidur, atau diam selama satu jam atau merapikan kamar, maka kita minta dia untuk mencari lagi tiga hukuman lain.

Ibu ini menyela: "Tapi kadang hukuman-hukuman yang diusulkan tersebut tidak memberi efek/tidak membuat anak sadar juga!"

Saya katakan: "Kita harus membedakan antara ta'dib (mendidik) dengan ta'dzib (menyiksa)!".

Tujuan ta'dib adalah meluruskan perilaku yang salah pada anak dan ini butuh kesabaran,  pengawasan (mutaba'ah), dialog dan nasehat yang terus-menerus.

Sedangkan berteriak didepan anak atau memukulnya dengan keras, ini ta'dzib bukan ta'dib; karena kita menghukum anak tidak sesuai dengan kadar kesalahan yang dilakukan tapi berlebihan, sebab disertai dengan marah. Disebabkan kita banyak tekanan hidup lalu kita lampiaskan kepada anak dan anak jadi korban. Kemudian kita menyesal setelah menghukum mereka atas ketergesaan kita.

Kemudian saya berkata: Saya tambahkan hal penting, ketika anda berkata kepada anak anda: Masuk kamar, merenung dan dan pikirlah tiga jenis hukuman dan saya pilihkan satu untukmu.  sikap seperti ini adalah merupakan pendidikan (ta'dib) untuk sendirinya karena ada dialog batin dengan dirinya, antara anak yang melakukan kesalahan dengan dirinya. Ini merupakan tindakan yang baik untuk meluruskan perilaku anak dan memperbaiki kesalahan yg telah diperbuat.

Si Ibu berkata: "Demi Allah, ide yang bagus, saya akan coba".

Saya bilang: "Saya sendiri telah mencobanya, bermanfaat dan berhasil. Banyak juga keluarga yang mencoba menerapkannya dan ampuh juga hasilnya".

Karena ketika anak memilih hukuman sendiri dan melaksanakannya. Maka sesungguhnya kita telah menjadikannya berperang dengan kesalahannya, bukan ketegangan dengan orang tuanya, disamping kita bisa menjaga  ikatan cinta orang tua dengan anak.

Selain itu kita telah menghormati pribadi anak dan menjaga kemanusiaannya tanpa menghina ataupun merendahkannya.

Siapa yang merenungkan metode ta'dib Rasululllah shallahu 'alaihi wa sallam terhadap orang yang melakukan kesalahan maka akan didapati bahwa beliau menta'dib dengan menghormati, menghargai dan tidak merendahkannya.

Kita menemukannya dalam kisah wanita Ghamidiyah yang berzina dan minta di rajam, salah seorang sahabat mencelanya lalu Rasulullah bersabda: "Sungguh dia telah bertaubat, andai (taubatnya) dibagikan dengan penduduk madinah, niscaya mencukupi".
Sikap menghormati pelaku kesalahan harus tetap ada selama dalam proses ta'dib.

Si ibu tadi pergi dan kembali lagi setelah  sebulan. Dia bertutur: " Metode ini benar-benar ampuh diterapkan pada anak-anak saya, sekarang saya jarang emosi, dan mereka memilih hukuman sendiri dan melaksanakannya. Saya berterima kasih atas ide ini, tapi saya mau bertanya dari mana anda mendapatkan metode cemerlang ini?"

Saya jawab: "Saya ambil dari metode Al-Qur'an dalam mendidik (ta'dib).

Allah _subhanahu wata'ala_memberikan tiga pilihan hukuman kepada orang yang melakukan dosa dan kesalahan, seperti kafarat bagi orang yang menggauli istrinya disiang hari bulan Ramadhan, kafarat sumpah dan kafarat lainnya, yaitu: memerdekakan budak, atau puasa atau memberikan sedekah. Syariat Islam memberikan tiga pilihan bagi pelaku kesalahan ini. Metode mendidik yang sangat indah".

Ibu berkata: "Jadi ini metode pendidikan Al-Qur'an?"

Saya jawab: "Betul, sesungguhnya Al-Qur'an dan As-Sunnah memiliki banyak metode pendidikan yang luar biasa dalam meluruskan perilaku manusia, baik anak kecil maupun orang dewasa; karena Allah yang menciptakan jiwa-jiwa dan Dia lebih tahu apa yang pantas dan metode apa yg cocok bagi jiwa-jiwa tersebut. Metode mendidik sangat banyak diantaranya 'metode memilih hukuman' yang telah dijelaskan".

Lalu si ibu tadi pergi dalam keadaan bahagia memperbaiki anak-anaknya dan bertambah cinta pada rumahnya.

Diterjemahkan oleh:
Ust. Achmad Fadhail Husni, Lc.
Pusat peradaban Islam


Cerita hidup Dan kehidupan duniawi

*Cerita  ini  sangat  bagus utk  diresapi , makna nya sangat  dalam...*

Seorang wanita muda tengah duduk santai di dalam bis yang melaju ke tengah kota.  Di satu pemberhentian bis, seorang wanita tua yang cerewet dan berisik naik ke dalam bis dan duduk di samping wanita muda tadi.  Tas-tas bawaannya yang berat dia tumpuk begitu saja di atas kursi, membuat wanita muda itu harus menggeser duduknya sambil setengah terjepit di antara tas-tas berat dan jendela bis.

Seorang pemuda yang duduk di bangku sebelah melihat kejadian itu dengan kesal, dan bertanya kepada wanita muda itu, "Kenapa kamu tidak bicara saja, katakan pada wanita tua itu bahwa kamu jadi terganggu..."

Wanita muda itu menjawab sambil tersenyum:

"Aku rasa tidak perlu bersikap kasar dan beradu argumentasi untuk sesuatu yang sepele seperti ini, perjalanan bersama kita ini terlalu singkat.  Saya juga akan turun di perhentian bis berikutnya di depan nanti"

Jawaban wanita muda tadi sangat pantas untuk ditulis dengan huruf emas:

*_"Kita tidak perlu berdebat untuk sesuatu yang sepele.  Perjalanan kita bersama amat singkat."_*

*Alangkah indahnya kalau masing-masing kita bisa menyadari bahwa perjalanan hidup kita di dunia ini  sangat singkat; sehingga kita tidak akan membuang waktu untuk membuat perjalanan hidup kita jadi suram dengan macam-macam perdebatan, atau dengan adu argumentasi yang sengit dan tajam.* 

*Kalau kita tahu bahwa perjalanan hidup ini begitu singkat, maka kita tidak akan mau membuang tenaga dengan terus mengeluh, merasa tidak puas, bersikap mencari-cari kesalahan...karena semua hanya membuang waktu kita di perjalanan yang singkat ini.*

*Apakah seseorang sudah melukai bahkan menghancurkan hatimu?  Tetaplah tenang, perjalanan hidupmu terlalu singkat.*

*Apakah seseorang sudah menghianatimu, mengejek-ejek  kamu, menipu atau bahkan menghina kamu?  Tetaplah tenang, maafkan mereka, karena perjalanan hidup kita sangat singkat.*

*Apapun masalah yang dibuat oleh orang lain kepada kita, mari kita selalu ingat bahwa perjalanan hidup kita sangat singkat.*

*Tidak seorang pun yang tahu kapan perjalanan hidupnya akan berakhir.  Tidak ada orang yang tahu kapan dia akan tiba di perhentian bis yang berikutnya.  Perjalanan hidup kita bersama sangat singkat.*

*Sobat2 ku, mari kita saling memberikan kebahagiaan kepada keluarga dan teman-teman kita. Mari kita saling menaruh hormat, saling berbuat baik dan saling memaafkan satu dengan yang lain.  Mari kita isi hidup ini dengan rasa syukur dan bersukacita selalu.*

*Apakah org terdekat kita bikin kita terganggu dgn kebiasaan-kebiasaannya? Selama itu tdk membahayakan mari kita saling terima saja.. krn bisa jadi kita rindukan kebiasaannya itu saat orangnya tiada...*

*Kalau saya pernah menyakiti, saya mohon dimaafkan.  Bila sahabat kerabat dan rekan pernah menyakiti hati saya, saya juga sudah memaafkan🙏🙏*

*Karena*...
*HIDUP INI SANGAT SINGKAT...*
Happy Weekend...

🌺🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🌺

*DOA SI ASEP*

👤 Si Asep ingin segera sukses, dia berdoa,

"Ya ALLAH ... Jadikan aku orang yang cuma dengan Kipas-Kipas saja uang mendatangiku...!" 💶💷💰

Jreeeng !!!

Tak lama kemudian si Asep jadi *PENJUAL SATE...*😱

Tidak puas dengan itu, si Asep berdoa lagi:

"Ya ALLAH, jadikan aku orang yang hanya dengan Duduk goyangkan kaki bisa dapat rejeki...!"😎😎

Jreeeng !!!

Kemudian si Asep jadi *TUKANG JAHIT*😱😱

Masih tak puas, si Asep berdoa lagi:

"Ya ALLAH... jadikan aku orang yang hanya dengan Duduk Diam uang mendatangiku...!"
💷💶💰

Jreeeng !!!

2 jam kemudian si Asep jadi PENJAGA WC UMUM DI TERMINAL...
😱😓😱😓

Dia masih penuh harapan sambil berdoa lagi...

"Ya ALLAH, kali ini saja jadikan aku yang bisa Memerintah orang kaya Jadikan aku hamba-MU yang bisa mengatur mereka dengan leluasa dan kuasa...!"
💪😎

Jreeeng!!! 4 jam kemudian si Asep *JADI TUKANG PARKIR*😟😟😟

Masih belum puas atas hasil dr berdoanya, Asep berdoa lagi

"Yaaa ALLAH ... mohon sekarang jadikan aku Orang yang berwibawa, Tatapanku disegani orang, setiap yang bertemu denganku merasa sungkan." 😤😤

Jreeeng!!!

kemudian si Asep JADI DEBT COLLECTOR
😞😞😞😞😞

"Ya ALLAH, koq salah melulu... Jadikan hamba-MU ini seorang yang Punya Banyak Pengikut, kemana pun hamba-MU ini melangkah, pengikutku selalu mentaatiku...!."👲👲

Jreeeng !!!

1 hari kemudian si Asep JADI *TUKANG NGANGON BEBEK...*😳😞😰😱

Ampuuun salah lagi ... si Asep bergumam kurang puas, dia berdoa lagi

"Ya Tuhan...! Tolonglah terakhir ini jadikan hamba-MU ini seorang yang senantiasa *Dikelilingi para wanita...!*😍😍

* Jreeeng !!!

3 jam kemudian si Asep JADI *TUKANG SAYUR KELILING !!*😳😳

Makanya hari ini si Asep berdo'a lagi ...

"Yaaa ALLAH ... Aku Kapok berdo'a yg muluk2. Sekarang aku minta hidupku biasa aja ... *Penuh tawa ceria dan selalu bersyukur seperti yg sedang membaca tulisan ini."*😁😁😁

Jreeeeng !!!

👤 Si Asep sekarang sedang baca tulisan ini sambil Senyum Senyum...😁😁😎

*HIDUP BUKAN TENTANG APA YANG KITA DAPATKAN*

_*TETAPI BERAPA BANYAK YANG KITA SYUKURI*_
  

Rabu, 20 September 2017

SELAMAT TAHUN BARU 1439 HIJRIYAH*

*SELAMAT TAHUN BARU 1439 HIJRIYAH*

_*DOA AKHIR TAHUN*_
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
وَصَلىَّ اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّم اَللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ فِي هَذِهِ السَّنَةِ مِمَّا نَهَيْتَنِيْ عَنْهُ فَلَمْ اَتُبْ مِنْهُ وَلَمْ تَرْضَهُ وِلَمْ تَنْسَهُ وَحَلُمْتَ عَلَيَّ بَعْدَ قُدْ رَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِيْ وَدَعَوْتَنِيْ اِلَى التَّوْ بَةِ مِنْهُ بَعْدَ جُرْءأَ تِي عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَاِنِّيْ اَسْتَغْفِرُكَ فَاغْفِرْلِيْ وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَاهُ وَوَعَدْتَنِيْ عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَاَسْئَلُكَ اَللَّهُمَّ يَا كَرِيْمُ يَاذَا الْجَلاَلِ وَاْلاِكْرَامِ اَنْ تَتَقَبَّلَهُ مِنِّيْ وَلاَتَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ يَاكَرِيْمُ وَصَلىَّ اللهُ عَلَى سَيِّدِ نَا مُحَمَّدٍ وَّعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّم
*Keterangan*

1. *Doa dibaca 3 X menjelang Maghrib*
2. Dalam Kitab Kanzunnajaah Wassuruur halaman 298, karya Syeikh ‘Abdul Hamid ibn Muhammad ‘Ali Quds:
فإن الشيطان يقول: تعبنا معه طول السنة وأفسد علينا فعلنا في ساعة واحدة
Mongko saktemene syetan ngucap:”
aku payah bareng karo deweke sakdawane tahun, deweke ngrusak penggaweanku ingdalem sak jam.”

_*DOA AWAL TAHUN*_

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم
وَصَلىَّ اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلََم اَللَّهُمَّ أَنْتَ اْلأَبَدِيُّ القَدِيْمُ اْلأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ اْلعَظِيْمِ وَجُوْدِكَ اْلُمعَوَّلِ. وَ هَذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلْ أَسْأَلُكَ اْلعِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَ أَوْلِيَائِهِ وَجُنُوْدِهِ وَ اْلعَوْنَ عَلَى هَذَا النَّفْسِ اْلأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ وَ اْلاِشْتِغَالِ بِمَا يُقَرِّبُنِي إِلَيْكَ زُلْفَى يَاذَا اْلجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَ أَصْحَابِهِ وَ سَلَّمَ
*Keterangan*

1. *Dibaca 3 X sesudah Shalat Maghrib*
2. Dalam Kitab Kanzunnajaah Wassuruur halaman 68, karya Syeikh ‘Abdul Hamid ibn Muhammad ‘Ali Quds:
فإن الشيطان يقول : استأمن على نفسه فيما بقي من عمره، وتوكل به ملكان يحرسانه من الشيطان واتباعه
Mongko saktemene syetan ngucap: “deweke pamrih aman ingatase awake ingdalem sekerine umure ….”

*SELAMAT TAHUN BARU HIJRIAH 1439 H*

Senin, 11 September 2017

Pencarian satelit telkom 3s

Alhamdulillah semua sudah teratasi, bagi agan agan yang mau dapet signal telkom 3s dan palapa dengan mudah, cukup putar tiang fokusnya, yang mana posisi awal palapa berada di sebelah barat kini harus pindah sebelah timur, kemudian kencang kan kembali tiang fokusnya. Selanjutnya, setting dulu receiver agan. Untuk Satelit Telkom 3s=lnb 1 (port1) 22k=off, kemudian untuk Palapa D=Lnb 2 (port2) dan 22k=on. Kemudian kendurkan baut untuk mengatur jarak kemiringan payung, gulir ke arah timur kurang lebih 1 cm (atau sampai dapet signal). Selanjutnya cek signal masing masing satelit bila masih ada yang kurang maksimal lakukan pergeseran secara perlahan. Bila kedua satelit dirasa cukup mendapat kan signal (locked) kencang kan kembali baut. Dan yang terakhir silahkan agan lakukan blind scan (pencarian buta). Ini berdasarkan pengalaman yang saya alami dan berhasil.Selamat mencoba 😁😃😊👌✌👍

Sabtu, 09 September 2017

Angkatan II Husnul Khotimah berbagi Memory

Saya masih ingat awal tahun 1994, masa menginjakkan kaki pertama di pesantren Husnul khotimah. Teduh dan sepi. Hanya terdapat beberapa bangunan asrama, kelas dan sebuah masjid megah bernama Al-Husna. Meski memang hingga sekarang pun tidak ada plang sama sekali yang menyebut jika masjid itu bernama Al-Husna. Belum ada bangunan bertingkat tiga di seberang masjid tersebut, hanya belukar dan rumput liar. Asrama-asrama begitu putih bersih dan rapi, seperti bangunan baru. Ah, saya langsung jatuh cinta saat itu. That is what I want. Seolah kita dipersilahkan masuk dengan hangat. Pantas saja saat itu koran nasional Republika menjuluki pesantren yang terletak di kaki gunung Ciremai ini sebagai pesantren terbersih.

Tidak ada orientasi penerimaan santri baru, hanya kehangatan kakak kelas dan keramahan para ustadz. Tidak ada walisantri mengantar dengan kendaraan mewah, hanya mobil angkutan umum sewaan. Santri-santrinya pun berasal dari golongan menegah ke bawah alis kere, hanya beberapa saja yang berpunya. Lihat saja baju-bajunya yang sederhana dan bersahaja. Jika shalat berjamaah dilaksanakan tidak ada shaf tumpah hingga ke luar, hanya tujuh shaf berbaris rapi. Tidak lebih. Kecuali saat-saat ada pengajian akbar, shaf belakang di isi oleh santriwati. Jika malam menjelang, pukul sembilan sangat sunyi senyap. Seolah tidak ada kehidupan. Saat itu pesantren terasa lapang dan luas.

Tidak ada ranjang tingkat, hanya hamparan kasur jika malam tiba. Untuk lemari silahkan beli sendiri, orang yang anggarannya minim seperti saya, hanya membeli lemari plastik seharga Rp.15.000,-. Bagi yang berduit, memakai lemari kayu. Dari tigapuluh orang satu kamar, hanya satu dua yang menggunakan lemari kayu. Tidak ada kendaraan oprasional pondok, hanya ada beberapa kendaraan roda dua milik ustadz, itupun terdiri dua jenis yaitu, Vespa bagus dan Vespa butut. Tak heran bagi para santri putra, Vespa adalah kendaraan idaman masa depan, mereka mengidolakan motor yang rawan ngadat itu.

Kehidupan Spiritual
Dengan segala kekurangan itu, ada intan permata yang sangat berharga. Yang bisa jadi akhir-akhir ini jarang kita ditemui lagi di pesantren tercinta ini. Kehidupan spiritual. Penghuni pesantren saat itu ibarat para rahib di malam hari. Jika malam tiba, musrif atau pembina kamar yang merupakan kakak kelas, membangunkan anggotannya. Untuk mengambil air wudhu di malam yang dinginnya menembus tulang sumsum. Imamnya pun adalah musrif sendiri. Shalatnya panjang. Lokasinya tak hanya di masjid, depan asrama pun boleh. Dilapangan bulutangkis pun pernah. Sepertiga malam pun begitu hidup. Oase spiritual yang tak ada habisnya.

Jangan harap bisa makan sambil berdiri, kakak kelas tercinta pun akan segera mengingatkan. Meski mereka bukan pengurus OSHK atau musyrif. Jika adzan berkumandang, kamar pun mendadak sepi, tak hanya menunggu inpeksi pengurus, kita sudah saling mengingatkan. Jika terlambat shalat berjamaah kita akan malu sendiri, karena seluruh jamaah masjid tahu. Interaksi terasa sangat dekat, saling mengingatkan. Amal ma’ruf nahi mungkar bukan sebatas slogan, tapi nyawa yang terasa nadinya. Itulah saat ruhiyyah meningkat.

Ibnu Qayyim rahimahullah menjelaskan fenomena alam ruh dengan mengatakan, “kemana perginya ilmu pengetahuan, daya pikir, tingkah laku tubuh, kehebatannya dan pemikiran-pemikirannya? Semuanya bisa hilang bersama hilangnya ruh dan yang tinggal hanya tubuh yang tak ada beda dengan tanah. Bukankah manusia berbicara, melihat, mencintai, menyayangi, melawan, dan lainnya karena ada sesuatu yang ada di balik tubuh kelihatan ini?..”

Muhammad Nursani dalam bukunya Mencari Mutiara di Dasar Hati menulis, banyak orang belum mengerti kekuatan ruhani dalam menjalani hidup, badan manusia dan lahir itu seperti sebatang kayu. Sementara kehidupan yang meliputinya tidak lain karena adanya ruh. Ada orang fisik dan tubuhnya besar tapi ringan di hati dan tutur katanya manis. Sebaliknya ada yang tubuh kecil tapi dia kasar dan memberi beban di hati. Bukankah itu semua terjadi karena kelembutan dan kekasaran jiwa atau ruhaninya?

Blue Tark, seorang sejarawan Yunani mengatakan, “Aku telah menemukan dalam sejarah, sebuah kota tanpa benteng, sebuah kota tanpa istana dan sebuah kota tanpa sekolahan, tapi aku belum pernah menemukan sebuah kota tanpa tempat ibadah...” Artinya, peradaban besar manapun selalu membutuhkan kehidupan spiritual. Masyarakat manapun memerlukan obor penerang jiwa-jiwa mereka.

Masjid dan ibadah ritual menjadi sebuah parameter tingginya ruhiyyah atau spiritual suatu masayarakat. Maka tidak terhindarkan lagi, meningkatkan gairah spiritual itu adalah sebuah keniscayaan. Karena apa gunanya tampilan menawan jika jiwanya ringkih. Apa gunanya bangunan megah tapi penghuninya lemah. Jangan sampai Pesantren Husnul Khotimah, tampilannya memukau sedang isinya rapuh. Perkuat ruhani melebihi kekuatan lahir. Perhatikan dia lebih dari perhatian kita terhadap kebutuhan lahir. Jangan biarkan ia memudar bak warna kehilangan keindahannya. Hiasilah ruhani lebih baik dari hiasan lahir kita. Karena kekuatan ruhiyyah itulah yang hakiki dan nantinya melahirkan kehebatan lahir.

Maka tidaklah heran kenapa para Ulama besar Islam menyepakati bahwa peradaban keemasan Islam bukanlah pada dinasti Umayyah atau Abbasiyyah, bukan pada masa kemewahan dan kemegahan masyarakat tersebut. Tapi justru terjadi pada masa Rasulullah dan para shahabatnya hidup. Saat kehidupan ruhiyyah melandasi setiap langkah kehidupan. Saat spritual menjadi nafasnya. “Kamu adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar. Dan beriman kepada Allah..” (QS: Al ‘Imran: 110)





Presiden ISLAH Pusat 2010-2012
Alumni angkatan masuk ke-II

Kamis, 07 September 2017

One-day one hadits

ONE DAY ONE HADIST
Jumat, 8 September 2017/ 17 Dzulhijjah 1438

Menyuruh Anak Shalat

عن عمروبن شعيب عن أبيه وجده قال، قال رسول الله صلى الله عليه وسلم
مُرُوا أَوْلادَكُمْ بِالصَّلاةِ وَهُمْ أَبْنَاءُ سَبْعِ سِنِينَ ، وَاضْرِبُوهُمْ عَلَيْهَا وَهُمْ أَبْنَاءُ عَشْرٍ ، وَفَرِّقُوا بَيْنَهُمْ فِي الْمَضَاجِعِ  (وصححه الألباني في "الإرواء"، رقم 247)

Dari Amr bin Syu'aib, dari bapaknya dari kakeknya, dia berkata, "Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
"Perintahkan anak-anak kalian untuk melakukan shalat saat usia mereka tujuh tahun, dan pukullah mereka saat usia sepuluh tahun. Dan pisahkan tempat tidur mereka."
Abu Daud (no. 495) dan Ahmad (6650)
(Dishahihkan oleh Al-Albany dalam Irwa'u Ghalil, no. 247)

Pelajaran yang terdapat dalam hadits:

1- Perintah dan pengajaran ini berlaku bagi anak-anak agar mereka terbiasa melakukan shalat dan tidak meninggalkannya ketika sudah baligh.
2- Wali bagi anak diwajibkan memerintahkan anaknya untuk melakukan shalat saat mereka berusia tujuh tahun dan memukulnya (apabila masih belum melaksanakan shalat) saat mereka berusia sepuluh tahun. Jika kita boleh memukul binatang untuk mendidik mereka, apalagi terhadap anak? Hal itu semata-mata untuk kebaikannya dan agar dia terbiasa sebelum masuk usia balig.
3- Disyaratkan dalam masalah memukul anak yang tidak shalat yaitu pukulan yang tidak melukai, tidak membuat kulit luka, atau tidak membuat tulang atau gigi menjadi patah. Pukulan di bagian punggung  atau pundak dan semacamnya. Hindari memukul wajah karena diharamkan memukul wajah berdasarkan larangan Nabi shallallahu alaihi wa sallam

Tema hadist yang berkaitan dengan Al-Quran:

1- Allah memerintahkan kita untuk menyuruh keluarga melaksanakan ibadah shalat dan bersabar dalam melaksanakan perintah itu:

وأمر أهلك بالصلاة واصطبر عليها…..

Dan perintahkanlah kepada keluargamu untuk melaksanakan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya….(Thaha: 132)

2- Dikuatkan untuk melaksanakan shalat secara kontinu.

الذين هم على صلاتهم دآئمون

“Orang-orang yang mereka itu selalu (kontinu) mengerjakan shalat”. (al Ma’arij: 23)

3- Kreteria generasi yang jelek.

فَخَلَفَ مِنْ بَعْدِهِمْ خَلْفٌ أَضَاعُوا الصَّلَاةَ وَاتَّبَعُوا الشَّهَوَاتِ ۖ فَسَوْفَ يَلْقَوْنَ غَيًّا

Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui kesesatan,
[Surat Maryam 59].

One-day one hadits

ONE DAY ONE HADIST
Kamis,7 September 2017 / 16 Dzulhijjah 1438

Pentingnya Usaha Kesungguhan didalam Kebaikan dan Ketaatan

عن أنس رضي الله عنه عن النَّبيّ صلى الله عليه وسلم فيما يرويه عن ربّه عز وجل قَالَ: ((إِذَا تَقَربَ العَبْدُ إلَيَّ شِبْرًا تَقَربْتُ إِلَيْه ذِرَاعًا، وَإِذَا تَقَرَّبَ إلَيَّ ذِرَاعًا تَقَربْتُ مِنهُ بَاعًا، وِإذَا أتَانِي يَمشي أتَيْتُهُ هَرْوَلَةً)). رواه البخاري.

Dari Anas r.a. dari Nabi s.a.w. dalam sesuatu yang diriwayatkan dari Tuhannya 'Azzawajalla, firmanNya - ini juga Hadis Qudsi :
"Jikalau seseorang hamba itu mendekat padaKu sejengkal, maka Aku mendekat padanya sehasta dan jikalau ia mendekat padaKu sehasta, maka Aku mendekat padanya sedepa. Jikalau hamba itu mendatangi Aku dengan berjalan, maka Aku mendatanginya dengan bergegas-gegas." (Riwayat Bukhari)

Pelajaran yang terdapat dalam hadist:

1- Hadis yang tercantum di atas itu adalah sebagai perumpamaan belaka, baik bagi Allah atau bagi hambaNya. Jadi maksudnya ialah barangsiapa yang mengerjakan ketaatan kepada Allah sekalipun sedikit, maka Allah akan menerima serta memperlipat-gandakan pahalanya, juga pelakunya itu diberi kemuliaan olehNya selama di dunia sampai di akhirat.
2- Makin besar dan banyak ketaatannya, makin pula besar dan bertambah-tambah pahalanya.
3- Manakala cara melakukan ketaatan itu dengan perlahan-lahan, Allah bukannya memperlahan atau memperlambatkan pahalanya, tetapi bahkan dengan segera dinilai pahalanya itu dengan penilaian yang luar biasa tingginya.
4- Tatkala bertambah ketaatan seseorang maka ditambah pahala dan dipercepat rahmat serta karunia dariNya

Tema yang berkaitan dengan Al-Quran

1- Mujahadah

وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا ۚ وَإِنَّ اللَّهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِينَ

Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.
[Surat Al-Ankaboot : 69]

2- Nilai Kebaikan disisi Allooh SWT

وَمَا تُقَدِّمُوا لِأَنْفُسِكُمْ مِنْ خَيْرٍ تَجِدُوهُ عِنْدَ اللَّهِ هُوَ خَيْرًا وَأَعْظَمَ أَجْرًا ۚ وَاسْتَغْفِرُوا اللَّهَ ۖ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ

Dan kebaikan apa saja yang kamu perbuat untuk dirimu niscaya kamu memperoleh (balasan)nya di sisi Allah sebagai balasan yang paling baik dan yang paling besar pahalanya. Dan mohonlah ampunan kepada Allah; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
[Surat Al-Muzzammil : 20]

ROHINYA LEBIH PARAH DARI PEMBANTAIAN BELAHAN DUNIA LAIB

*_Rohingya, Terlupakan Media_*

_Menurut keterangan media liberal, dalam kasus rohingya, kita tidak bisa menyalahkan orang budha. Karena masyarakat rohingya menjaga jarak dan tidak bs bergaul dengan mereka. Bagaimana menjawabnya._

*Jawab:*

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du,

Seharusnya kita layak merasa malu, tragedi kemanusiaan yang menimpa kaum muslimin rohingya, ternyata baru saja kita dengar. Respon kita terlambat, sementara itu sudah berlangsung ratusan tahun yang lalu, jika dihitung sejak penyerangan kaum budha pertama, di tahun 1972. Padahal muslim Indonesia berada di dekat mereka.

Ketika tragedi kemanusiaan ini mulai dianggat di tahun 2012, banyak orang yang masih tidak percaya. Apa benar kaum budha sekejam itu? Lebih sadis dari pada pembantaian yang terjadi di belahan bumi lainnya.

Di tahun itu, belum banyak yang menyuarakan penggalangan donasi untuk muslim Rohingya.

*Tragedi Kemanusiaan yang Terlupakan*

Tahun 1987, Syaikh Mihmas al-Jal’ud menuliskan berbagai penderitaan kaum muslimin di wilayah minoritas. Beliau tuangkan dalam bukunya, al-Muwalah wal Mu’adah fi as-Syariah al-Islamiyah.

Beliau menyebutkan,

_“Umat islam di Arakan telah merasakan banyak kedzaliman, terorisme dan genosida (pembantaian besar-besaran secara sistematis). Orang-orang budha telah membantai lebih dar 100.000 muslim, menculik 5.000 muslimah, dan tidak kurang dari 500 wanita diperkosa di hadapan suaminya atau anaknya.”_

Tahun 1991, muslimin Rohingya mendapatkan tekanan yang kesekian kalinya. Sebanyak 300.000 muslim berhijrah ke Bangladesh. Sementara yang tersisa, wajib mengikuti politik pembasmian etnis dan program KB paksa. Muslimah tidak boleh menikah di bawah 25 tahun dan lelaki muslim tidak boleh menikah di bawah 30 tahun. Dan apabila terjadi kehamilan, wajib melaporkan diri di kantor pasukan keamanan perbatasan (NASAKA).

Semua media mendiamkannya. Media-media barat tahu, tapi mereka mendiamkannya. Hingga kita tidak pernah mendengar beritanya. Menunjukkan betapa mereka sangat rapi dalam menyembunyikan setiap derita yang dialami kaum muslimin. Apapun agamanya, ketika melawan kaum muslimin, mereka akan saling bersatu.

Benarlah apa yang dinyatakan ulama,

‎الكفر ملة واحدة

_Kekufuran itu satu agama._

*Mereka Menutupinya*

Usaha inilah yang dilakukan orang munafik. Di saat tragedi rahasia itu mulai terungkap, mereka berjuang untuk menutupinya. Agar kaum muslimin melupakannya dan tidak mempedulikannya. Agar kaum muslimin tidak memberikan dukungan apapun bagi mereka.

Dan itulah karakter orang-orang munafik. Mereka senang ketika melihat kaum muslimin susah dan mereka susah ketika kaum muslimin menang. Allah berfirman,

‎إِنْ تَمْسَسْكُمْ حَسَنَةٌ تَسُؤْهُمْ وَإِنْ تُصِبْكُمْ سَيِّئَةٌ يَفْرَحُوا بِهَا وَإِنْ تَصْبِرُوا وَتَتَّقُوا لا يَضُرُّكُمْ كَيْدُهُمْ شَيْئاً

_Jika kamu memperoleh kebaikan, niscaya mereka bersedih hati, tetapi Jika kamu mendapat bencana, mereka bergembira karenanya. Jika kamu bersabar dan bertakwa, niscaya tipu daya mereka sedikitpun tidak mendatangkan kemudharatan kepadamu._ (QS. Ali Imran: 120)

Di ayat lain, Allah menyebutkan, orang munafik lebih berpihak kepada orang kafir. Dengan harapan bisa mendapatkan dukungan.

‎الَّذِينَ يَتَّخِذُونَ الْكَافِرِينَ أَوْلِيَاءَ مِنْ دُونِ الْمُؤْمِنِينَ أَيَبْتَغُونَ عِنْدَهُمُ الْعِزَّةَ فَإِنَّ الْعِزَّةَ لِلَّهِ جَمِيعاً

_Orang-orang munafik yang menjadikan orang-orang kafir sebagai teman-teman dekat, dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Apakah mereka mencari kekuatan di sisi orang kafir itu? Maka sesungguhnya semua kekuatan kepunyaan Allah._ (QS. an-Nisa: 139)

Orang munafik di masa silam, tinggal bersama Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat. Mereka mengaku muslim, shalat jamaah di masjid, dan mengikuti kegiatan kaum muslimin lainnya. Sama halnya di zaman kita, mereka muslim secara ktp.

Di saat yang sama, ucapan mereka sangat nyelekit dan selalu menyudutkan kaum muslimin. Sehingga ketika kaum muslimin kalah di medan jihad, mereka merasa senang. Sebaliknya, mereka justru sedih ketika kaum muslimin menang.

Karena itu, anda tidak perlu heran ketika ada yang mengaku,

❗ Kami tidak temukan cerita pembantaian di Myanmar
❗ Pengungsi syiah sampang lebih penting untuk diperhatikan dari pada Rohingya
❗ Itu yang salah masyarakat Rohingya yang tidak bisa bersatu dengan masyarakat
❗ Ini perseteruan karena latar belakang etnis dan bukan agama, dst.

Ini semua berangkat dari upaya mereka untuk menutupi kejadian kemanusiaan yang sangat kejam ini.

_Allahu a’lam_

👤 Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasi Syariah)

📨 Diposting dan disebarkan kembali oleh Maa Haadzaa

🕌 Silahkan bergabung untuk mendapatkan info seputar kajian dan atau ilmu sesuai sunnah
Melalui:
Website https://www.maahaadzaa.com
Join Channel Telegram https://goo.gl/tF79wg
Like Facebook Fans Page https://goo.gl/NSB792
Subscribe YouTube https://goo.gl/mId5th
Follow Instagram https://goo.gl/w33Dje
Follow Twitter https://goo.gl/h3OTLd
Add BBM PIN: D3696C01
WhatsApp Group khusus *Ikhwan* https://chat.whatsapp.com/C9o4FPVme6fEXmjElmUo6Y
WhatsApp Group khusus *Akhwat* https://chat.whatsapp.com/7KFeJZTvieW1s10x7lCbKz

Silahkan disebarluaskan tanpa merubah isinya. Semoga menjadi ladang amal kebaikan untuk kita.
Jazaakumullahu khairan.

Rabu, 06 September 2017

LAGI-LAGI PAJAK

Sudah banyak respon atas keluhan dan keputusan seorang penulis tentang pajak. Saya (lagi-lagi) terlambat meresponnya. Sudah ada pengamat yang angkat bicara. Sudah banyak komparasi. Sudah sekian analisis. Bahkan (lagi-lagi) konon, bu SMI pun akan memberikan respon.

Ada dua hal.

Pertama, (dan lagi-lagi) mungkin memang masih ada masalah pada pengenaan pajak pada penulis dan pekerjaan sejenisnya.

Kedua, pilihan sang penulis efektif untuk kasusnya. Terkenal. Public figure. Itu membuat curahannya direspon luas. Banyak penulis atau pekerja sejenis yang memiliki masalah yang mirip. Dan ada pihak lain yang merasa perlu untuk juga membahas masalah ini. Karena campuran itu, cara sang penulis efektif.

Tapi, di era ini, kerap ada yang terlupakan; jalur.

Di era ini, media sosial menjadi jalur bagi semua  persoalan. Cara pembahasan secara luas (viral) menjadi pilihan banyak kita. Nyaris semua hal dihitung se-viral apa pembahasannya. Tetapi, lalu kita tak mudah menaruh kepercayaan pada jalur yang sudah pernah dibuat oleh para pemikir pendahulu kita. Kita tak mudah percaya pada hukum, jika tak ingin ditulis dengan frasa selalu mencurigai penyelesaian hukum. Kita curigai penegak hukum. Kita tak percaya mekanisme politik. Kita ejek dan kita caci politikus secara luas. Kita tak percaya jalur dan tata aturan ekonomi yang telah kita buat. Kita berkali-kali tertipu skema ponzy dengan banyak variannya. Kita tak percayai upaya dan jalur tata kelola kesehatan. Dan kita saksikan debat berkepanjangan soal vaksin. Kita tak respek pada tata kelola perhubungan. Lalu muncul angkutan on line. Dan lainnya.

Efektifitas, katanya. Pragmatis, katanya. Tuntutan lapangan, katanya. Tetapi itu mungkin juga soal terlalu menariknya media dan media sosial untuk penyelesaian semua masalah kita.

Yang harus diatur adalah pihak yang memiliki kewenangan. Suami diatur agar kewenangannya tak menindas istri dan anaknya. Majikan diatur agar adil pada buruh dan pekerjanya. Industri diatur agar produknya aman dan nyaman bagi konsumennya. Guru dan lembaga pendidikan diatur dan diawasi dalam proses pendidikan. Dokter dan rumah sakit juga. Yang diatur adalah pihak yang memiliki kewenangan.

Bukan sebaliknya.

Bukan mendahulukan sebaliknya. Tak perlu terlalu mengompori para istri untuk berani pada suami. Anak-anak tetap harus diajari hormat pada ayahnya. Buruh dan rakyat harus tetap diajari untuk taat. Pasien harus menghormati institusi kesehatan. Murid harus tetap diajari menghormati gurunya, seperti di lirik sebuah lagu lama itu. Yang didahulukan adalah regulasi dan pengaturan kewenangan pada pemilik kewenangan. Bukan sebaliknya.

Jika cara sebaliknya yang dikedepankan, tata kelola terancam kacau balau.

Hari ini, rasanya kita cuma akan bisa menolak secara parsial saja, bergantung kepentingan kita. Tetapi kita kerap tak kuasa untuk mewaspadai fenomena ini secara lebih mendasar. Media sosial memang cenderung telah menjadi jalur bagi semua masalah kita. Memang kadang efektif. Justru pada efektifnya itulah, masalah ini perlu kita pikirkan baik-baik. (Dan lagi-lagi) pelan-pelan.

Laa haula wa laa quwwata illa billahi.

PENDAFTARAN ONLINE SELEKSI CPNS

*Pengumuman:*

Mulai siang ini, 5 Sep 2017, pukul 12.00 WIB, dibuka pendaftaran PNS secara serentak untuk seluruh kementerian. Dibutuhkan sekitar 17.400 dari mulai tingkat pendidikan SMK/SMA sampai pd S2. SIlahkan buka pengumumannya di www.kemenpanrb.go.id atau di http//sscn.bkn.go.id

Terima kasih.

Takbir

اللهُ أكْبَرُ, اللهُ أكْبَرُ, اللهُ أكْبَرُ
لا إِلهَ إِلاَّ اللهُ واللهُ أكْبَرُ
اللهُ أكْبَرُ وَِللهِ الحَمْدُ

اللهُ اكبَر كَبيْرًا والحَمدُ للهِ كثِيرًا
وَسُبحَانَ اللهِ بُكرَةً واَصِيلا.
.لااله اِلااللهُ ولانعْبدُ الاإيّاه مُخلِصِينَ لَه الدّ يْن,
وَلَو كَرِهَ الكَا فِرُون, وَلَوكرِهَ المُشْرِكوْن, وَلَو كرِهَ المُنَافِقوْن
لاالهَ اِلا اللهَ وَحدَه, صَدَق ُوَعْدَه, وَنَصَرَ عبْدَه, وَأعَزّجُندَهُ وَهَزَمَ الاحْزَابَ وَاحْدَه,
لاالهَ اِلاالله وَاللهُ اَكبر,
اللهُ اكبَرُ وَِللهِ الحَمْد

*selamat hari raya idul adha 1438 H*