ONE DAY ONE HADIST
Jumat, 8 September 2017/ 17 Dzulhijjah 1438
Menyuruh Anak Shalat
عن عمروبن شعيب عن أبيه وجده قال، قال رسول الله صلى الله عليه وسلم
مُرُوا أَوْلادَكُمْ بِالصَّلاةِ وَهُمْ أَبْنَاءُ سَبْعِ سِنِينَ ، وَاضْرِبُوهُمْ عَلَيْهَا وَهُمْ أَبْنَاءُ عَشْرٍ ، وَفَرِّقُوا بَيْنَهُمْ فِي الْمَضَاجِعِ (وصححه الألباني في "الإرواء"، رقم 247)
Dari Amr bin Syu'aib, dari bapaknya dari kakeknya, dia berkata, "Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
"Perintahkan anak-anak kalian untuk melakukan shalat saat usia mereka tujuh tahun, dan pukullah mereka saat usia sepuluh tahun. Dan pisahkan tempat tidur mereka."
Abu Daud (no. 495) dan Ahmad (6650)
(Dishahihkan oleh Al-Albany dalam Irwa'u Ghalil, no. 247)
Pelajaran yang terdapat dalam hadits:
1- Perintah dan pengajaran ini berlaku bagi anak-anak agar mereka terbiasa melakukan shalat dan tidak meninggalkannya ketika sudah baligh.
2- Wali bagi anak diwajibkan memerintahkan anaknya untuk melakukan shalat saat mereka berusia tujuh tahun dan memukulnya (apabila masih belum melaksanakan shalat) saat mereka berusia sepuluh tahun. Jika kita boleh memukul binatang untuk mendidik mereka, apalagi terhadap anak? Hal itu semata-mata untuk kebaikannya dan agar dia terbiasa sebelum masuk usia balig.
3- Disyaratkan dalam masalah memukul anak yang tidak shalat yaitu pukulan yang tidak melukai, tidak membuat kulit luka, atau tidak membuat tulang atau gigi menjadi patah. Pukulan di bagian punggung atau pundak dan semacamnya. Hindari memukul wajah karena diharamkan memukul wajah berdasarkan larangan Nabi shallallahu alaihi wa sallam
Tema hadist yang berkaitan dengan Al-Quran:
1- Allah memerintahkan kita untuk menyuruh keluarga melaksanakan ibadah shalat dan bersabar dalam melaksanakan perintah itu:
وأمر أهلك بالصلاة واصطبر عليها…..
Dan perintahkanlah kepada keluargamu untuk melaksanakan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya….(Thaha: 132)
2- Dikuatkan untuk melaksanakan shalat secara kontinu.
الذين هم على صلاتهم دآئمون
“Orang-orang yang mereka itu selalu (kontinu) mengerjakan shalat”. (al Ma’arij: 23)
3- Kreteria generasi yang jelek.
فَخَلَفَ مِنْ بَعْدِهِمْ خَلْفٌ أَضَاعُوا الصَّلَاةَ وَاتَّبَعُوا الشَّهَوَاتِ ۖ فَسَوْفَ يَلْقَوْنَ غَيًّا
Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui kesesatan,
[Surat Maryam 59].
Tidak ada komentar:
Posting Komentar